Aku bertemu kamu di jalan yang gelap. Ketika lampu-lampu di jalan meredup.
Secara kebetulan.
Aku bertemu kamu ketika kita tahu bahwa kita mempunyai tujuan yang sama.
Secara kebetulan.
Aku bertemu kamu ketika musim berganti dan kita sama-sama ditinggalkan.
Secara kebetulan.
Aku bertemu kamu ketika ruangan terlalu penuh dan memojokkan kita berdua di suatu sudut simpul hiruk pikuk.
Secara kebetulan.
Aku bertemu kamu dalam mimpi.
Secara kebetulan
Aku bertemu kamu dalam janji-janji hati.
Secara kebetulan
Dan… secara kebetulan, waktuku habis. Aku berbelok. Meninggalkanmu sendirian.
Dan…
Secara kebetulan…
kita bertemu lagi dalam ruang yang berbeda